Langsung ke konten utama

Orientasi Nilai Budaya

Orientasi nilai   budaya merupakan  sebuah  konsep  beruanglingkup  luas  yang  hidup  dalam  alam  fikiran sebahagian besar warga suatu masyarakat, mengenai apa yang paling berharga dalam hidup. Rangkaian konsep itu satu sama lain saling berkaitan dan merupakan sebuah sistem nilai – nilai budaya.Secara  fungsional  sistem  nilai  ini  mendorong  individu  untuk  berperilaku seperti  apa  yang  ditentukan.

Siapa saya? dan apa tujuan hidup saya?
            Saya adalah orang yang pemalas, senang bercanda dengan teman dan sangat menyukai video game ataupun menonton video. Dari semua kesenangan saya, saya tetap memiliki tujuan hidup. Tujuan hidup saya adalah bisa menjadi orang yang berguna bagi siapapun, walaupun saya ini saya pemalas. Saya juga memiliki cita-cita yaitu bekerja di kantor google, tentunya untuk membuat orang tua senang dan bangga kepada saya.

Apa karya yang akan saya buat, yang suatu saat dapat menjadi Titik puncak.
            Karya yang ingin saya buat adalah saya dapat menjadi programer handal yang dapat membantu banyak orang. Dan itu merupakan titik puncak saya.

Persepsi Tentang Waktu
            Menurut saya persepsi tentang waktu itu adalah kita melakukan aktivitas dimana ada batasan batasan waktu saat kita melakukan kegiatan. Misalnya ketika saya bermain video game, saya membatasinya dengan waktu 1 jam. Agar waktu yang akan kita gunakan nanti tidak terbuang sia – sia.

Masa Depan
            Dimasa depan, saya ingin menjadi salah satu orang yang dapat bekerja di kantor google. Tentunya tidak mudah untuk mencapai mimpi saya itu. Tapi tidak menutup kemungkinan jika kita belajar dengan giat, dan berdoa kepada Tuhan agar mimpi yang kita inginkan tercapai, Amin.

Pandangan Kepada Alam
            Alam merupakan ciptaan Tuhan yang harus kita jaga, manusia seharusnya menciptakan lingkungan yang indah, dimana hewan – hewan mempunyai habitatnya. Manusia seharusnya sadar bahwa alam itu sudah baik kepada kita, tetapi kita malah merusaknya seperti melakukan penebangan liar untuk di bangun gedung – gedung atau jalan raya ataupun perumahan. Bagaimana jika alam sudah marah? Ambil contoh kecil saja, misalnya saja banjir. Itu merupakan alam menegur sudah menegur kita. Dengan alam menegur kita saja, manusia tidak bisa melakukan apa-apa, bagaimana jika alam sudah mulai marah dengan kita? Seperti banjir bandang misalnya banyak korban – korban jiwa yang melayang. Padahal menurut pemikiran saya, itu baru saja alam yang marah bagaimana dengan Tuhan nanti?

Hubungan Dengan Sesama
          Yang dapat saya jelaskan tentang hubungan terhadap pada sesama, adalah kita haru berbuat baik dan saling menolong tanpa harus memandang Ras, Golongan, Agama atau apapun itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERKEMBANGAN DUNIA GAME

Game sendiri berasal dari kata dalam Bahasa Inggris yang berarti dasar permainan. Permainan dalam hal ini merujuk pada pengertian kelincahan intelektual (Intellectual Playability Game) yang juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Di dalam sebuah game, akan ada target-target yang ingin dicapai oleh para pemainnya. Game bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa. Games sebenarnya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan juga melatih untuk memecahkan suatu masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Game Generasi Pertama Pada sekitar tahun 1952, seorang yang bernama Alexander Shafto Douglas atau Sandy, menciptakan permainan komputer grafis pada saat ia mengejar gelar di kuliahnya EDSAC computer di University of Cambridge. Permainan ini diberi nama “Tic-Tac-Toe”. Dari sinilah ...